Mengisi Ulang E-Toll
- Ekonomi, Teknologi

3 Cara Isi Ulang E-Money dari Murah Sampai Gratis

Berlakunya sistem e-Toll sejak 31 Oktober merupakan ketentuan dari Bank Indonesia. Jasa Marga merupakan salah satu pelaksana sistem dan merupakan bagian dari milestone GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) dari BI. Pembayaran dengan e-money ini menggunakan e-card yang bisa diisi ulang saldonya. Inilah 3 cara isi ulangnya dari biaya murah sampai gratis.

Mengisi Ulang E-Toll

 

  1. Isi Ulang Via ATM Bank Penerbit E-Card

Biaya administrasi dari isi ulang saldo melalui ATM bank penerbit kartu yang Anda punya, jauh lebih murah dibandingkan menggunakan ATM dari bank lain atau ATM Bersama. Hal ini terjadi karena biaya tambahan untuk isi ulang ini sama halnya dengan biaya pada transfer dari satu bank ataupun transfer antar bank.

Biaya yang dikenakan untuk transaksi dari satu bank atau bank yang sama dengan rekening sudah pasti lebih murah dibandingkan melalui bank lain. Biaya administrasi yang diterapkan untuk transaksi isi ulang di ATM bank penerbit dikategorikan menjadi 2, yaitu di bawah Rp 200 ribu dan di atas Rp 200 ribu.

Apabila Anda mengisi ulang saldo dengan nominal di atas Rp 200 ribu, maka dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 750. Biaya ini sangat terjangkau, bukan? Kategori selanjutnya adalah mengisi di bawah Rp 200 ribu, maka tidak dikenakan biaya alias free. Hal ini bisa jadi pilihan Anda untuk kelancaran sistem e-Toll.

  1. Isi Ulang Via ATM Bersama

Jika memilih untuk melakukan isi ulang menggunakan ATM Bersama, maka Anda akan memperoleh biaya yang lebih mahal dibandingkan dengan pengisian dari ATM bank penerbit e-card Anda. Walaupun demikian, penetapan biaya administrasinya juga masih terjangkau, yaitu sebesar Rp 1500.

Biaya tersebut sudah mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya yaitu Rp 6500, yang disamakan dengan biaya administrasi atas transfer antar bank. Isi ulang melalui ATM bersama ini bisa menjadi alternatif pilihan bagi Anda untuk mendukung sistem GTO (Gerbang Tol Otomatis) yang mengharuskan pembayaran sistem non tunai.

  1. Kurang dari Batas Maksimal Hingga Berulang Kali

Cara ketiga adalah isi ulang saldo e-card yang bebas biaya administrasi. Cara ini adalah melakukan isi ulang saldo di bawah batas maksimal, yaitu di bawah Rp 200 ribu. Anda dapat mengisinya di ATM bank penerbit ataupun mesin ATM bank penerbit yang disediakan di gerbang tol.

Anda dapat melakukan cara ini berulang kali agar jumlah saldo yang tersimpan memadai dan tetap terhindar dari biaya administrasi, karena biaya administrasi dibebankan apabila melakukan top up di atas Rp 200 ribu, bukan karena saldo yang di atas 200 ribu.

Anda juga harus mengecek sisa saldo dalam e-card agar saldo mencukupi saat digunakan untuk membayar penggunaan jalan tol. Dalam pelaksanaannya, pihak Jasa Marga menjadi Top of Mind masyarakat, karena dianggap mempunyai seluruh akses jalan tol. Sebenarnya, Jasa Marga adalah salah satu operator pelaksananya.

Besarnya biaya administrasi tersebut bisa disesuaikan dengan kenyamanan dari cara dan nominal pengisian saldo. Walaupun berlaku biaya tambahan, pihak Jasa Marga sebagai satu dari 22 operator BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) tidak menerima keuntungan secara materi, sehingga sistem GTO murni perpindahan sistem pembayaran dari tunai jadi non tunai.

 

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai E-Toll Dan juga GTO, anda bisa mengikuti akun Instagram dari PT Jasa Marga di @Official.Jasamarga atau pada akun twitter @PTJasamarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *